Dari judulnya saja mungkin sudah bisa di tebak apa yang akan saya tuangkan dalam tulisan ini. Ya, Pujian dan rasa kagum saya dengan yang namanya penulis. Saya ini bukan termasuk orang yang gampang memuji seseorang, jika memang tidak ada yang benar-benar istimewa dari orang tersebut di mata saya. Nah karena kali ini pujian terlontar dari saya untuk penulis, itu berarti ada yang hebat dari seorang penulis bagi saya.

Saya kagum sekali dengan yang namanya penulis, penulis apapun itu, baik itu blogger, kontributor di media-media, penulis lepas ataupun penulis di catatan-catatan pribadi di jejaring sosial. Kekaguman saya terhadap penulis sebenarnya belumlah terlalu lama, rasa ini mungkin muncul setelah saya memiliki akses yang gampang dengan dunia internet, sehingga saya lebih sering membaca-baca artikel-artikel disana. Ditambah lagi semakin bertambahnya teman saya yang juga gemar menulis.

Ada beberapa alasan kenapa saya salut dan kagum dengan penulis, paling tidak ada dua hal yang menurut saya paling keren. Penulis itu Hebat. Penulis itu pinter. Buat saya orang yang pinter itu bukan Cuma orang yang jago dalam mengerjakan soal-soal matematika, fisika, kimia atau soal-soal eksakta lainnya yang penuh dengan rumus-rumus yang njlimet itu. Tapi penulis juga merupakan salah satu orang pinter. Kenapa saya beranggapan begitu??? Karena menurut saya yang tak jago menulis ini, sangat susah menuangkan ide-ide atau gagasan dalam bentuk tulisan. Kalaupun bisa, terkadang perlu usaha yang sangat keras dan tentunya memakan waktu yang lebih lama. Sedangkan bagi mereka, penulis-penulis itu, kok rasanya gampang sekali untuk menuangkan apa yang ada di kepala mereka ke dalam bentuk tulisan. Sehingga bisa di baca dan di ketahui orang lain.

Kemudian kekaguman saya kepada penulis adalah karena menurut saya mereka mampu menangkap fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, dan kemudian di tuangkan dalam bentuk tulisan, baik berupa opini, analisa-analisa, atau hanya sekedar informasi. Kemudian melalui tulisan itu mereka menyebarkan apa yang sebenarnya terjadi, bahkan tak jarang dari tulisan-tulisan ini mampu membentuk opini publik tentang suatu permasalahan. Tentunya saja hanya sebatas dari kacamata penulis itu. Nah, menurut saya itu keren sekali. Bagi saya, melihat fenomena-fenomena itu mungkin biasa saja. Kalaupun luar biasa, hanya bisa saya simpan dan nikmati sendiri di kepala saya ini tanpa ada orang lain yang tau. Tuh, kalau gak keren apa namanya coba???

Melihat kemampuan yang hebat dari penulis-penulis tersebut, terkadang timbul juga rasa iri dalam hati. Sehingga saya pernah coba-coba menulis tentang suatu hal. Dan seperti apa yang telah saya duga sebelumnya, ternyata memang tak gampang menulis itu. Perlu usaha keras buat saya untuk mencari kata-kata yang tepat untuk bisa menuangkan ide-ide di kepala saya ini ke dalam bentuk tulisan, belum lagi harus mengurutkan runtut-runtutan ide tersebut supaya lebih terstruktur sehingga lebih mudah untuk di pahami. Inilah mungkin ya akibatnya jarang memperhatikan guru yang menjelaskan pelajaran bahasa Indonesia waktu sekolah dulu..hehe.

Tapi meskipun begitu ada juga manfaat yang saya dapatkan dari proses belajar menulis ini, otak saya di paksa untuk berpikir sistematis dan melatih saya lebih peka dan peduli terhadap apa yang terjadi di sekitar saya.

Tapi meskipun susah bukan berarti tak bisa dilakukan kan???? Saya akan terus berusaha untuk bisa menulis dengan baik. Mohon bimbingannya dari pembaca sekaliaaannn.. ^_^

Fiuhhh… Semangkaaaaa…. Eh, semangaaattt :p

Pada postingan saya sebelumnya disini, telah saya berikan sedikit gambaran bagaimana modus pembobolan ATM dengan menggunakan Skimmer, baik dengan kamera atau keypad palsu. Pada postingan kali ini saya akan memberikan sedikit gambaran modus lain para pembobol ATM tersebut. Kali saya sebut dengan modus “malaikat penolong”. Bagaimana modus ini??? LetsPada postingan saya sebelumnya disini, telah saya berikan sedikit gambaran bagaimana modus pembobolan ATM dengan menggunakan Skimmer, baik dengan kamera atau keypad palsu. Pada postingan kali ini saya akan memberikan sedikit gambaran modus lain para pembobol ATM tersebut. Kali saya sebut dengan modus “malaikat penolong”. Bagaimana modus ini??? Lets check this out!!! check this out!!!

Sekilas tampak normal-normal aja ye…


Nah, yang ini mulai rada-rada mencurigakan neh…

Nah tuh, mulai kong kalikong sama temennya yang di luar..

nih Si korban.. (mimpi apa ni bapak semalem y?? apes bener ni hari…)

Ni bapak mulai ngalami masalah sama kartu ATMnya alias nyangkut… (lihat deh orang yang di luar sono tuh… sang malaikat...beeuugghh!!!)

Mulai deh si “malaikat penolong” beraksi.. (pura-pura mau nolongin tuh)

Kena deh tuh si bapalk...

Biasanya si “Malaikat Penolong” menyarankan korbannya untuk memasukan kembali no PINnya, dengan harapan kartu yang nyangkut tadi dapat di keluarkan, tentu saja hal ini tak ada gunanya, karena si “malaikat penolong” hanya ingin mengetahui PIN si korban. Kemudian karena tidak bisa keluar juga kartu ATM tadi (ya iyalah udah di-setting supaya tetap nyangkut, mana bisa keluar tuh kartu). Kemudian si “Malaikat Penolong” meminta si korban untuk segera melapor ke pihak bank mengenai masalah ini, sementara dia tetap berusaha “membantu” mengeluarkan kartu yang tersengkut di mesin ATM tadi.

Eng... ing.. eng.. The Show is just begin...

Biasanya korban yang gak tau, udah panik duluan tuh, dan ngikut aja apa yang di bilang sama si “malaikat penolong” tanpa mikir panjang lagi. Ngikuuut aja apa yang di suruh tuh orang.

sedot teruuuusss, punya orang tuh bang...

Nah ketika si korban lagi pergi, mulai deh si “malaikat penolong” tadi menjalankan aksinya.. Di kuraslah semua isi rekening si Korban dengan modal PIN yang berhasil di colong plus kartu ATM yang di buat nyangkut tadi.

eeehh.. main cabut aja tuh abang, balikin oy duit orang tuh.. aaarrrrgghh

Tak butuh waktu lama untuk menguras isi rekening tersebut. Sukses dengan rencana jahatnya si “malaikat penolong” segera pergi dengan segepok uang korban yang berhasil di tarik dari ATM. Sementara si korban sedang sibuk melaporkan masalah tersangkutnya kartu ATMnya tanpa sadar kalau uangnya sudah raib. (Beeuugghh…mengenaskan sekali..)

Ternyata tak butuh waktu lama atau alat yang canggih saudara-saudara sekalian untuk bisa melakukan hal ini. Hanya butuh potongan kecil kertas film rontgen yang di buat sedemikian rupa sehingga bisa masuk ke dalam lubang tempat memasukan kartu ATM kita.

Mengapa kertas film yang di gunakan??? Karena pada umumnya, antara tempat memasukan kartu ATM yang asli dan kertas film rontgen memiliki warna yang serupa. Sehingga bagi orang-orang yang tidak jeli, pasti tidak akan kelihatan. Kira-kira begini neh gambarnya.

Simpel sekali bukan???

Begini nih cara pasangnya…

Bagi yang tidak jeli pasti tidak akan kelihatan kan???

Begini nih contoh kartu yang tersangkut…

Si “malaikat penolong” tinggal menarik keluar kartu yang tersangkut tadi untuk kemudian di gunakan untuk menguras uang si korban dengan modal PIN yang telah di curi.

Tulisan ini saya buat bukan untuk mengajarkan bagaimana cara melakukan pembobolan ATM seseorang. Tapi hanya untuk sekedar menyebar informasi buat para pembaca sekalian supaya bisa lebih waspada dan jeli ketika menarik uang di ATM. Karena saya juga mendapatkan informasi ini dari beberapa sumber yang kemudian saya susun kembali menurut versi saya sehingga mudah-mudahan bisa lebih mudah untuk di pahami.

Ada beberapa saran dan tips bagaimana aga bisa terhindar dari aksi pembobolan ATM kita. Baca di sini aja y!!


Pasti pada tau kan gambar orang di atas lagi ngapain??? Akhir-akhir ini, kalo pada nonton TV, pasti lagi heboh-hebohnya berita tentang pembobolan ATM yang menyebabkan hilangnya uang nasabah di beberapa bank, padahal mereka gak merasa pernah menarik uang di tabungan mereka. Tau-tau udah ludes aja duit di tabungan. Ngeri juga kalo hal itu sampai menimpa diri kita. Kalo duitnya banyak dan di simpan di beberapa bank sih mungkin masih agak mendingan. Masih punya cadangan, kalo yang di ambil cuma dari salah satu bank aja. Kecuali kalau memang lagi apes bener, sampai-sampai semua uang di semua bank ikut di ambil juga. Nah, trus bagaimana dengan yang uangnya cuma sedikit??? Udah cuma sedikit, di colong semuanya pula.. haduh, ini baru yang namanya super apes..  Buat yang pernah ngalami musibah  kaya beginian, mudah-mudahan di beri kesabaran sama Yang Maha Kuasa dan semoga di berikan ganti yang lebih baik. Amiiinnn…

Sejatinya semua yang kita pegang atau yang ada sama kita belum tentu milik kita, sesungguhnya yang benar-benar milik kita adalah apa-apa yang telah kita gunakan/makan/konsumsi, dan yang kita sedekahkan. Selebihnya masih berupa barang titipan dari Allah, yang sewaktu-waktu dapat di ambil oleh si pemilikNya. Kalau ini terjadi, ikhlaskanlah. Sesungguhnya tidak pernah ada yang hilang dalam hidup kita.. (sok bijak mode: ON)

Kembali ke masalah pembobolan ATM. Mungkin lebih tepatnya pencurian informasi pribadi di kartu ATM atau rekening milik kita kali y?? Yang kemudian di salah gunakan untuk membobol ATM kita. Sebenarnya ada dua syarat rekening seseorang dapat dibobol via Card :

  1. Identisas didupikasi. Pembobol awalnya harus mengcopy identitas pemilik kartu, baik identitas pada ATM ataupun Kartu Kredit.
  2. Password diketahui. Password atau yang biasa kita kenal dengan PIN. Biasanya berupa 6 digit angka, namun beberapa bank masih ada yang hanya 4 digit angka.

Jika kedua hal ini telah di peroleh, maka kemungkinan besar tabungan di rekening anda akan dibobol dan di ambil. Saya akan memberikan beberapa contoh bagaimana para penjahat itu melakukan pencurian informasi pribadi tersebut. Dalam hal ini PIN ATM. Sepengetahuan saya paling tidak ada dua modus yang biasa di gunakan:

  1. Pencurian dengan menggunakan alat bantu Skimmer. Ex: Keypad Palsu dan kamera.
  2. Pencurian dengan penipuan. Biasanya dengan menggunakan “Malaikat Penolong” yang memanfaatkan emosi  dan ketidak tahuan nasabah.

Mari kita intip satu persatu…

  1. Pencurian dengan alat Bantu.

Alat bantu yang biasa di gunakan untuk mencuri PIN ATM biasa di sebut Skimmer. Skimmer ditempatkan pada Mesin ATM untuk mencuri informasi dari perlakuan yang anda lakukan terhadap mesin ATM. Biasanya berupa keypad palsu dan tempat memasukkan kartu ATM palsu. Yang di pasang sedemikian rupa, sehingga bagi orang-orang yang kurang jeli pasti tidak akan kelihatan. Skimmer ATM, ditempatkan pada mulut ATM (tempat memasukkan kartu ATM), sedangkan Skimmer keyboard ditempatkan (ditumpuk) di atas Keyboard Asli. Kedua Skimmer ini berfungsi untuk menyimpan data baik informasi ATM maupun Password yang ditekan. Data ini disimpan di dalam memory kecil yang ada di dalamnya. Bagaimana bentuk Skimmer ini??? Begini nih..

Di sini neh biasanya di pasang:

atau disini…

Skimmer yang lain, yang biasa di gunakan adalah kamera. Begini nih bentuknya…

Biasanya di pasang tepat di atas keypad asli ATM atau daerah strategis lain dimana ketika orang mengetik no PIN akan terlihat dan di rekam.

Perhatiin deh tanda panah, itu lubang kamera.. keciill banget kan??

atau disini juga bisa..

Rapi sekali bukan??? butuh kejelian tingkat tinggi...

Lengkapnya begini neh kalau sudah terpasang semua (sangat rapi bukan???)

Rapi banget pemasangannya...

Data yang diperoleh nantinya akan dipindahkan ke kartu ATM yang baru menggunakan alat khusus. Ilustrasi alatnya kurang lebih begini neh:

ANDA BISA MELIHAT BEGITU MUDAHNYA ALAT-ALAT INI DIPASANG,,,,

Hanya dibutuhkan minimal selotip 2 sisi yang kuat, tidak perlu obeng dan perkakas-perkakas lainnya, itu sebabnya kemungkinan besar bisa luput dari perhatian kamera pengawas (tapi kemungkinan besar modus ini terjadi bila ATM-ATM di luar area cakupan Bank, tapi waspada tetap perlu, OK???).

2.  Pencurian dengan penipuan. Biasanya dengan menggunakan “Malaikat Penolong” yang memanfaatkan emosi  dan ketidak tahuan nasabah.

Untuk modus yang kedua ini, para penjahat sengaja membuat mesin ATM tidak berfungsi atau ngadat. Sehingga setiap nasabah yang akan melakukan penarikan uang akan mengalami kegagalan, karena kartu mereka tidak dapat di keluarkan dari mesin ATM alias nyangkut. Bagi pasien yang tidak tahu atau rada-rada gaptek, pasti langsung panik. Nah, ketika kondisi panik tersebutlah akan datang seorang “malaikat penolong” yang memanfaatkan kepanikan nasabah yang tidak tau ini dengan pura-pura baik mau menolong. Terkadang dia berperan seolah-olah sebagai karyawan Bank yang dapat membantu si nasabah yang sedang panik tersebut. Padahal ujung-ujungnya mau maling. Untuk lebih lengkapnya kita saksikan ilustrasinya disini (to be continued)

Sumber: Berbagai sumber..

Entah sejak kapan aku mulai keranjingan dengan yang namanya sepeda tua, atau yang biasa orang-orang sebut ontel, pit pancal, sepeda kebo, ketangin onte atau sebutan-sebutan lain yang mungkin aku tak tau. Kalau ku  flash back, sepertinya kegemaranku ini bermula ketika abangku yang ada di Pontianak memintaku untuk mencarikan sepeda ontel antik di daerahku, Belitung. Menurut abangku saat itu, di tempatku ini belum banyak terdapat penggemar dan pemburu sepeda-sepeda tua seperti di Pontianak, jadi menurutnya pasti masih banyak “harta karun” yang tersimpan dan wajib untuk diburu. Entah dari mana dia mendapat informasi itu, padahal dia belum pernah datang kesini, mungkin hanya perkiraannya saja. Sebenarnya perkiraan abangku itu tidak sepenuhnya benar, karena meskipun belum terlalu besar seperti di daerah lain, tapi komunitas penggemar sepeda ontel di belitung ini sudah ada. Terutama di Tanjung Pandan. Sementara di tempatku di Manggar, pada saat itu memang belum ada.

Sejak saat itulah, aku mulai “berburu” sepeda ontel tua nan antik. Pada awalnya, perburuan itu ku lakukan hanya untuk memenuhi permintaan abangku. Namun, sepertinya abangku punya standar sendiri untuk sepeda-sepeda ontel yang akan di belinya. Terutama untuk merk dan keorisinilan sparepart sepeda ontel tersebut. Karena semua sepeda ontel yang pernah ku tawarkan padanya hasil dari perburuanku tidak ada satupun yang lolos dari standar yang dia buat. Memang susah mendapatkan sepeda ontel seperti standar abangku itu disini. Kebanyakan spare part sepeda-sepeda ontel disini sudah campur aduk. Orisinalitasnya sudah kacau balau.

Karena seringnya aku melihat sepeda-sepeda tua dalam perburuan itulah yang lambat tapi pasti memunculkan minatku pada sepeda tua itu. Lama kelamaan kepengen juga punya sepeda ontel buat di pakai sendiri. Ada kesan agak-agak gimana gitu kalau punya sepeda ontel tua. Akhirnya perburuan ku lanjutkan, tapi kali ini untuk ku pakai sendiri. Metode perburuan juga ku rubah sedikit. Yang tadinya ku lakukan sendiri, kali ini aku memanfaatkan teman-teman yang kukenal di setiap kecamatan se Kabupaten. Sehingga daya jangkaunya lebih luas. Ku tanyai meraka satu-persatu dan ku minta mereka mengabariku jika ada orang yang ingin menjual sepeda ontel tua di tempat mereka.

Gayungpun bersambut. Beberapa waktu setelah ku tanyai mereka, aku di kabari oleh seorang teman, bahwa tetangga di dekat rumahnya memiliki kerangka ontel yang sedikit berbeda dari ontel-ontel yang sering kulihat  di tempatku di Belitung timur. Meskipun hanya kerangkanya saja, tapi karena bentuknya cukup unik, akhirnya tanpa pikir panjang aku langsung menuju ke TKP dan langsung menemui si pemilik. Ternyata seorang  kakek yang sudah cukup tua. Namun untuk memiliki kerangka sepeda itu tidak semudah yang ku pikirkan, aku harus menghadapi sang nenek. Si nenek pada awalnya berkeberatan jika sepeda itu di jual, gak tau kenapa? Mungkin ada nilai sejarah yang tersimpan dari sepeda itu. Sehingga ia merasa sayang untuk melepas sepeda itu, Tapi aku tidak berputus asa. Dengan mengeluarkan sedikit kemampuanku bernegoisasi disertai dengan rayuan maut plus muka melas tentunya, akhirnya berpindah tangan juga kerangka ontel tersebut kepadaku. Alhamdulillah, inilah sepeda ontel pertamaku, meskipun baru kerangkanya doang.

Sang pendekar..

Sang Pendekar yang tak berdaya..

Tapi sayang di sayang kerangka ontel antik tersebut tanpa identitas apapun. Emblem/merk di depan sudah gak ada lagi. No seri atau tulisan apapun di rangka juga gak ada (kecuali ada huruf H di sepit belakang).  Bingung juga sama identitas ontel ini. Berbagai informasi sudah ku cari. Mulai dari bertanya sama teman-teman yang hobi sepeda tua, browsing di internet, bertanya kepada forum-forum komunitas sepeda tua, dan lain sebagainya, tapi sampai sekarang aku belum mendapatkan informasi yang ku butuhkan tersebut. Bingung dengan namanya, akhirnya ku beri nama sendiri sepeda ontel tua pertamaku ini. “Sang Pendekar Tanpa Nama”.

Sang pendekar...

Tulisan H di sepit Belakang sama ada panteg di bawah as tengah..

But Show Must Go On, daripada nungguin informasi yang gak dapet-dapet juga, yang ujung-ujungnya membuat nganggur kerangka sepeda itu di rumah seperti besi tua tanpa makna. Akhirnya ku putuskan me-restorasi kerangka sepeda ontel itu, sehingga bisa menjadi sebuah sepeda yang seutuhnya. Niat awalnya tadi, aku berencana me-restorasi sepeda itu dengan spare part aslinya, tapi apa daya?? Identitasnya saja aku tak tau. Ya udah, akhirnya, aku gunakan saja sparepart seadanya, yang bisa ku beli dulu. Yang penting bisa berfungsi dulu. Sehingga sang pendekar dapat berlaga kembali untuk menunjukan keperkasaanya di dunia perontelan (lebay dikit..)

Sang Pendekar telan terbangun dari tidur panjangnya...

Sang Pendekar yang sedang mencari identitas diri...

Mudah-mudahan suatu saat nanti bisa terkuak identitas siapa sang pendekar ini yang sebenarnya. Jadi kalau ada rezeki, mau tak cariin sparepart aslinya. Sehingga sang pendekar bisa berlaga dan tampil prima dengan senjata dan jurus-jurus pamungkasnya.. (halah…apa coba???)

(apikudin, Manggar)

Belajar Nge-Blog lagi neh…

Posted: January 11, 2010 in Uncategorized

Sebenarnya blog ini bukan blog pertama gue, sebelumnya gue udah pernah buat, tapi gak pernah gue update.

Nah di blog gue yg baru ini gue mau seriusin dikit lah…

tar mau gue update ama hal-hal yang menurut gue bisa gue tulis and gue update (klo gak males sich..hehe) trus gue sebarin deh. Mudah-mudahan aja bisa bermanfaat buat yang lain.

tar yang gue update bisa berupa informasi, Hobi, lucu-lucuan, curhat-curhatan.. pokoknya segala hal deh…

Untuk pertama gue mau belajar nongolin gambar dulu deh di postingan pertama gue…

lets try this dud.. ^_^

Okeh…

Gambar udah bisa gue tongolin…

sekarang  mari kita coba tongolin video..

lets gooo…

Nah segitu dulu ye, learning by doing-nye..

Kapan-kapan kita coba fitur-fitur  lain lagi yang ada di WP..

Doa’in semoga aye berhasil buat ni blog jadi sukses ye…Amiinnn ^_^